Selain mengkritisi Pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Massa juga melakukan aksi drama pemerintahan SBY – Boediyono dengan mengikat seorang massa dengan rantai yang ditarik – tarik mengelilingi BAM (bundaran Air Mancur Masjid Agung) oleh seorang massa yang bertubuh kekar, sedangkan yang berperan menjadi SBY pura – pura tidak melihat kejadian tersebut, menurut massa, aksi drama ini dilakukan untuk mempertontonkan sikap ketidakpedulian Presiden kepada rakyat kecil, “inilah sikap SBY yang tidak mau peduli terhadap rakyat kecil,” ujar Massa sambil menyoraki kalau Pemerintahan SBY telah gagal
Massa yang tergabung dalam BEM SI, KRAN juga meminta, agar SBY – Boediyono untuk tidak lagi mengunakan politik pencitraan, dengan hanya memikirkan pencitraan yang baik terhadap mereka di mata rakyat, namun kondisi rakyatnya sendiri mereka tidak pikirkan.
Di tempat yang sama (BAM) HMI yang tergabung dari Mahasiswa Muhammadiyah ini juga menggelar Unjuk rasa dengan tuntutan yang hampir sama, yakni menuntut penyelesaian kasus yang terjadi di Indonesia, terutama kasus century yang telah banyak merugikan uang Negara, meminta perubahan sistem perekonomian yang berpaham kapitalis dengan berpihak kepada pemilik modal menjadi sistem ekonomi pro – rakyat, serta memberantas semua tindak korupsi di sistem Pemerintahan.(20-10-2010).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar